Jumat 16 Oct 2026 16:30 WIB

PRUCare 360 Syariah Bantu Putus Rantai Generasi Sandwich

Generasi muda diimbau siapkan perlindungan finansial sejak usia produktif.

PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) meluncurkan Asuransi Jiwa PRUCare 360 Syariah (PRUCare 360 Syariah).  (ilustrasi)
Foto: Dok Prudential
PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) meluncurkan Asuransi Jiwa PRUCare 360 Syariah (PRUCare 360 Syariah). (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) meluncurkan Asuransi Jiwa PRUCare 360 Syariah (PRUCare 360 Syariah). Produk ini digadang-gadang sebagai solusi perlindungan jiwa syariah tradisional dengan manfaat perlindungan dan persiapan dana masa depan yang dirancang untuk membantu peserta mempersiapkan kebutuhan hidup di usia non-produktif.

Selain memberikan perlindungan jiwa, PRUCare 360 Syariah juga dilengkapi dengan Manfaat Dana Usia Non-Produktif yang dapat dimanfaatkan secara fleksibel, termasuk untuk mendukung kebutuhan pembiayaan penunjang kesehatan. Sehingga peserta dapat terus menikmati perlindungan berkelanjutan tanpa jeda dalam satu polis hingga usia 80 tahun.

Baca Juga

Setiap fase hidup membawa kebutuhan dan risiko yang berbeda. Namun, sebagian besar perlindungan yang dimiliki masyarakat saat ini masih terikat pada usia produktif. Ketika fase hidup berganti, manfaat kesehatan saat bekerja dan penghasilan rutin umumnya berhenti atau berkurang, justru pada saat kebutuhan dan risiko kesehatan terus meningkat.

Tekanan biaya kesehatan pun perlu diperhitungkan dalam perencanaan jangka panjang. Inflasi medis Indonesia diproyeksikan mencapai 17,8 persen pada 2026, sekitar tujuh kali lipat inflasi umum yang berada di kisaran 2,5 persen. Tanpa perlindungan yang berkelanjutan, biaya kesehatan yang terus naik berisiko menggerus tabungan dan menjadi beban bagi keluarga.

Kondisi ini juga dirasakan oleh generasi muda. Banyak anak muda saat ini menanggung kebutuhan orang tua sambil menyiapkan masa depannya sendiri, situasi yang dikenal sebagai sandwich generation. Data BKKBN menunjukkan satu dari tiga keluarga (33,98 persen) di Indonesia kini hidup bersama lansia.

Sementara itu, berdasarkan Financial Mindset of Young Adults in Asia 2025, sebanyak 88 persen anak muda Indonesia berusia 20–35 tahun ingin memiliki perlindungan finansial agar tidak menjadi beban keluarga di masa tua, dan 77 persen anak muda di Asia menempatkan keamanan finansial sebagai kecemasan utama mereka. Menyiapkan perlindungan sejak usia produktif menjadi langkah nyata untuk melindungi diri sendiri, sekaligus memastikan masa tua tidak menjadi beban finansial bagi anak.

Chief Customer Marketing Officer Prudential Syariah Vivin Arbianti Gautama mengatakan, hidup terus berganti fase, dan setiap fase membawa kebutuhan yang berbeda. Namun, perlindungan bagi diri sendiri dan keluarga seharusnya tidak ikut berhenti.

"Kami mengajak generasi muda untuk mulai mempersiapkan perlindungan sejak dini sebagai ikhtiar menjaga amanah terhadap diri sendiri dan keluarga, sekaligus memutus rantai sandwich generation agar tidak berlanjut ke generasi berikutnya," katanya dalam siaran pers, Jumat (16/10/2026).

Chief Product and Health Officer Prudential Syariah Ika Meynita menjelaskan, PRUCare 360 Syariah dirancang untuk menjawab kebutuhan perlindungan saat fase hidup seseorang berganti agar perlindungan dapat terus berlanjut tanpa jeda. Di usia produktif, peserta mendapatkan perlindungan jiwa dan dukungan untuk kebutuhan rawat inap (khusus Plan Prime).

"Saat memasuki usia non-produktif, peserta memiliki Dana Usia Non-Produktif yang dapat dimanfaatkan secara fleksibel untuk kebutuhan perawatan kesehatan, tanpa proses underwriting ulang di titik transisi. Dengan begitu, perlindungan tidak terputus justru di saat paling dibutuhkan," katanya.

Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi